Harus Tau ! Inilah Jajanan Khas Lumajang Tahu Brontak Yang Gurih - HARUS TAU - Situs Informasi Terlengkap -->

banner

Harus Tau ! Inilah Jajanan Khas Lumajang Tahu Brontak Yang Gurih

Tahu Berontak Khas Lumajang

Jajanan Lumajang Tahu Brontak Yang Gurih


Siapa yang tak pernah makan tahu? Teman-teman semua pasti tidak ada yang tak pernah makan tahu. Tahu adalah makanan yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia. Makanan tradisional ini terbuat dari kedelai putih yang kaya akan protein, rendah sodium, kolesterol dan juga rendah kalori.

Makanan yang relatif murah dan mudah didapat ini menjadi salah satu makanan favorit masyarakat kita. Tahu juga bisa diolah menjadi berbagai macam jajanan yang menggoyang lidah loh teman-teman, salah satunya yaitu “tahu brontak”.

Tahu brontak adalah salah satu makanan kreasi yang berbahan dasar tahu. Makanan ini berasal dari sebuah daerah yang berada di Jawa, yaitu daerah Lumajang. Dari namanya saja membuat kita penasaran kan mengapa makanan ini dinamakan tahu brontak. Memang tak banyak literatur yang membahas asal muasal pemberian nama makanan ini, namun konon katanya masyarakat Lumajang lebih suka menyebut nama makanan yang berbahan dasar tahu ini dengan nama “Taho Brontak”.

Sejarah Tahu Brontak

Sejarah Tahu Brontak

Bila kita melihat pada sejarah, taho brontak merupakan sebutan nama yang menyimbolkan perlawanan terhadap kekuasaan yang ingin menindas. Teman-teman yang pernah belajar ilmu sejarah pasti tahu bila suatu masyarakat yang melakukan perlawanan hingga 300 tahun lamanya akan menimbulkan suatu budaya yang akan memengaruhi pola pikir masyarakat yang terlibat dan akan diwariskan secara terus-menerus.

Pada masa-masa itu, wanita memiliki peran penting di dalam mendirikan dapur-dapur umum yang menyediakan berbagai jenis makanan yang menyimbolkan semangat perjuangan pada masa itu. Memang sih makanan bukan dijadikan sebagai senjata yang mematikan untuk musuh, tapi dari makanan yang dihasilkan tersebut dapat memantik semangat para pasukan pejuang untuk menghadapi serangan musuh.

Makanan khas tanah Jawa ini memiliki bentuk yang beragam, ada yang bulat seperti perkedel, bulat menyerupai mengkuk dan juga ada yang berbentuk kotak, tergantung dari kreasi masing-masing yang membuat. Jajanan ini diolah dengan mie putih yang terbuat dari jagung (bihun jagung), parutan wortel, potongan daun sop/seledri dan juga telur.

Untuk memunculkan rasa yang gurih dilidah, bumbu-bumbunya cukup mudah loh teman-teman. Hanya beberapa suing bawang putih, bawang merah, merica bubuk, udang halus atau yang dikenal dengan udang kecepe, cabai rawit dan cabai merah bila ingin menghasilkan tahu brontak dengan rasa yang pedas.

Cara Membuat Tahu Brontak

Cara Membuat Tahu Brontak

Cara membuat jajanan ini cukup mudah teman-teman. Bahan yang dibutuhkan juga sangat mudah untuk didapatkan. Pertama, teman-teman hanya harus menghaluskan tahu dan diremas bersama dengan bihun jagung. Kemudian bumbu yang sudah dihaluskan diaduk jadi satu dengan adonan tahu dan bihun jagung, tambahkan garam dan penyedap rasa hinga menghasilkan rasa yang enak dimakan.

Oh iya, sebagai informasi untuk teman-teman, bila ingin mencoba kudapan ini di rumah, gunakan tahu jawa ya. Karena ada beberapa jenis tahu yang dijual di pasaran, seperti tahu kuning dan tahu cina. Tahu jawa berwarna putih dan bertekstur lembut, tidak sepadat tahu cina dan tahu kuning. Jadi, untuk membuat tahu brontak ini teman-teman disarankan untuk menggunakan tahu jawa ya.

Tahu brontak ini merupakan jajanan berjenis gorengan. Jajanan ini cocok dihidangkan untuk dijadikan sebagai teman ngemil saat berkumpul dengan keluarga dan teman-teman. Apalagi bila disantap dalam keadaan hangat-hangat. Duh, ngga kebayang deh nikmatnya. Boleh dicoba di rumah masing-masing ya. Jangan lupa sediakan saos sebagai pendamping untuk menyantap hidangan makanan khas Lumajang ini.

0 Response to "Harus Tau ! Inilah Jajanan Khas Lumajang Tahu Brontak Yang Gurih"

Post a comment

Berkomentar lah yang sopan, Tidak memberikan komentar negatif ataupun link spam. Terima kasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel